Thursday, June 23, 2016

Candi Borobudur - Salah Satu Wisata Indonesia yang Mendunia

Candi Borobudur merupakan salah satu objek wisata terbaik yang ada di Indonesia. Candi Borobudur sendiri merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 1991 dan tercatat di dalam Daftar Peninggalan Sejarah Dunia (World Wonder Heritages).

Candi Borobudur, Indonesia
Candi Borobudur Indonesia
Berbicara tentang kemegahan Candi Borobudur, rasanya cukup sulit untuk digambarkan secara lengkap melalui sebuah kata. Candi ini merupakan salah satu candi Budha terbesar di Indonesia bahkan bisa dikatakan juga sebagai candi Budha terbesar yang ada di Dunia.

Candi Borobudur ini terdiri dari enam teras yang membentuk sebuah bujur sangkar yang di atasnya terdapat tiga area pelataran melingkar, pada bagian dindingnya dihiasi dengan panel relief yang jumlahnya mencapai 2.672 buah dan terdapat sekitar 504 buah arca Buddha.

Disebutkan bahwa jumlah relief Budha yang terdapat di Candi Borobudur murupakan yang terbanyak di dunia. Hal inilah yang membuat Candi Borobudur layak dimasukan kedalam salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang ada saat ini.

Sejarah Candi Borobudur

Sampai saat ini belum ada data tertulis tentang siapa dan kapan tepatnya candi ini dibangun. Namun dari data hasil penelitian, diperkirakan Candi Borobudur dibangun pada sekitar abad ke-8 dan ke-9 masehi pada masa kekuasaan Dinasti Syailendra.
Candi Borobudur, Indonesia
Foto Pertama Candi Borobudur Oleh Isidore van Kinsbergen (1873)
Sumber Wikipedia
Pembangunan Borobudur diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 75 sampai dengan 100 tahun lebih dan baru selesai pada masa pemerintahan raja Samaratungga pada sekitar tahun 825. Nama Borobudur sendiri diambil dari bahasa Sanksekerta ‘Vihara Buddha Uhr’ yang berarti Biara Buddha di atas Bukit.

Pada awalnya, candi ini merupakan pusat kegiatan keagamaan Budah di Indonesia khususnya Jawa Timur. Namun seiring masuk dan berkembanganya pengaruh ajaran agama Islam ke Indonesia pada sekitar abad ke 13-15 masehi, banyak masyarakat yang mulai berpindah keyakinan menjadi seorang muslim. Sehingga komplek Candi Borobudur ini semakin sepi dan mulai ditinggakan.

Karena tempatnya yang tidak terawat dan karena akibat dari letusan Gunung Merapi, Candi Borobudur semakin terlupakan hingga akhirnya terkubur dibawah tumpukan abu vulkank selama berabad-abad lamanya.

Kemudian pada sekitar tahun 1814, seorang penjajah Inggris yang memiliki minat besar terhadap sejarah Jawa bernama Thomas Stamford Raffles berhasil mengungkap keberadaaan candi ini. Ia yang dibantu dengan beberapa bawahnya menemukan dan menggali kembali beberapa bagian bangunan Candi Borobudur.

Meskipun telah lama terkubur di dalam tanah, bangunan Candi Borobudur masih tetap berdiri kokoh dan sangat megah yang menjadi salah satu bukti dari masa kejayaan agama Budha di Indonesia kala itu.

Lihat Juga: Indahnya Pemandangan Kawah Putih Ciwidey Bandung

Lokasi & Akses

Candi Borobudur terletak di Kecamatan Borobudur, Kota Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Letaknya sekitar 100 km di sebelah barat daya kota Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan sekitar 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta.


Untuk mau yang ingin berkunjung ke kawasan komplek Candi Borobudur, kamu bisa menggunakan beberapa akses jalur berikut ini:

Kendaraan Umum:
  1. Dari Bandara Adisucipto, kamu bisa meneruskan perjalanan dengan naik Bus Dampri atau Trans Jogja menuju ke Terminal Jombor Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
  2. Kemudian dari lokasi Terminal Jombor, kamu bisa mencari Bus yang menuju Candi Borobudur. Biasanya bus tersebut ada di sebelah kanan pintu masuk terminal Jombor dengan ciri adanya tulisan "Jumbor Borobudur".

Kendaraan Pribadi:
  1. Jakarta-Jogja (Via Pantura), kamu bisa menggunakan akses berikut: Jakarta - Tol Jakarta - Cikampek - Cikampek - Jatibarang - Palimanan - Tol Palimanan - Kanci - Tol Kanci - Pejagan - Brebes - Tegal - Pekalongan - Weleri - Magelang - Borobudur.
  2. Jakarta-Jogja (Via Selatan), kamu bisa menggunakan akses berikut: Jakarta > Tol Jakarta – Cikampek - Tol Purbaleunyi - Cileunyi - Rancaekek - Nagreg - Limbangan - Malangbong - Ciawi - Cihaurbeuti - Ciamis - Banjar - Majenang - Karangpucung - Wangon - Kebumen - Kutuarjo - Purworejo - Borobudur.

Kegiatan Menarik di Candi Borobudur

Berikut ini adalah beberapa kegiatan menarik yang bisa kamu lakukan ketika berkunjung ke Candi Borobudur:
  1. Hunting Foto Bersama Teman, pasangan dan keluarga
  2. Berburu Suvenir Khas Jogjakarta yang unik dan menarik
  3. Berkeliling Kompleks Candi, melihat kemegahan dan keagungan candi terbesar di dunia ini
  4. Ikut Belajar Seni Sastra dan budaya yang ada di Jogjakarta

Lihat juga: Pesona Kenidahan Objek Wisata Pantai Sanur Bali Indonesia

Fasilitas Pendukung

Kompleks wisata Candi Borobudur memiliki berbagai fasilitas menarik untuk menunjang kenyamanan wisatawan yang datang ke tempat ini. Fasilitas-fasilitas tersebut antara lain seperti sarana akomodasi hotel dan penginapan, restoran dan rumah makan, toko-toko penjual suvenir khas Jogja, tempat pengisian bahan bakar kendaraan, dan fasilitas pendukung lainnya.

Di sekitar Candi Borobudur, juga terdapat banyak jasa kendaraan wisata berupa andong (sejenis kereta kuda) yang bisa kamu manfaatkan untuk menyusuri kompleks candi. Selain itu, di dalam kompleks Candi Borobudur juga terdapat museum-museum yang sangat menarik untuk kamu dikunjungi.

Tiket dan Jam Oprasional

Berikut ini adalah informasi seputar tiket masuk dan jam oprasionla Candi Borobudur:

Tiket masuk:
  1. Dewasa: 30.000 Rupiah untuk WNI dan 15 USD untuk WNA
  2. Anak-anak: 12.500 Rupiah untuk WNI dan 8 USD untuk WNA

Jam Oprasional:
Obek wisata Candi Borobudur mulai dibuka dari jam 06:00 – 17:00 Setiap harinya.

Tips Wisata ke Candi Borobudur

Untuk kamu yang mau atau sedang berencana berlibur ke objek wisata Candi Borobudur, kamu bisa membaca beberapa tips wisata di bawah ini:
  1. Gunakan Pemandu wisata agar bisa mengetahui hal-hal berkaitan dengan Candi Borobudur
  2. Kunjungan dalam kelompok maksimal 30 orang
  3. Sebaiknya kenakanlah pakaian berbahan katun agar nyaman
  4. Jika datang saat pagi hari gunakanlah jaket karena udara cukup dingin
  5. Jangan manjat dan duduk di stupa yang ada di are candi
  6. Sebaiknya datang di bulan Juni, Juli, atau Agustus. Sebab, di bulan-bulan ini cuaca cenderung cerah.
  7. Bawahlah payung karena ketika siang hari cuacanya cukup panas
  8. Gunakan sunblock agar kulit kamu tidak terbakar sinar matahari

Itulah informasi seputar obek wisata Candi Borobudur yang bisa kami sampaikan. Semoga informasi ini dapat memebantu kamu yang memang sedang berencana untuk menghabiskan masa liburan di objek wisata Candi Borobudur. Jika kamu mengetahui informasi lain yang berkaitan dengan artikel ini, mohon untuk memberikan masukan berupa kritik dan saran di laman komentar yang tersedia.

___Selamat Berlibur___

2 comments

Saya baru beberapa kali kesana. Ternyata tiketnya belumnaik ya, masih 30rb, sangat terjangkau sekali.

Ia mas, tiketnya sangat teraukau untuk sebuah objek wisata yang masuk ke dalam salah satu keajaiban dunia. Tapi kalo siang hari udaranya cukup panas,..
Thaks for your visited..


EmoticonEmoticon